di bagian aku mencintaimu, aku akan kehilangan apa saja yang ada pada tubuhku sendiri. separuhnya akan tumbuh pada tubuhmu yang pada akhirnya akan melengkapi tubuhku yang kurang. Tanganmu akan sigap menggenggam untuk menuntunku berjalan melaju dengan deru langkahmu.
Dan matamu ialah kumpulan lampu pijar yang menyala dalam gelap. untuk menerangi gelap gulita langkahku pada temaram malam yang ramai oleh sepi yang pengap. matamu kini ialah mataku juga. tubuhmu kini ialah tubuhku juga. sesuatu yang lengkap telah bernama kita pada akhirnya. kita melangkah pelan pada garis derapharap yang penuh semoga. melukis kenang-kenang dengan bijaksana. melupa lara menyembuhkan duka yang pernah kita kunjungi di waktu sebelumnya.
ini kita dengan cerita yang baru saja dimulai. dengan segenap langkah yang berusaha menyamakan. dengan genggam yang ingin terus seirama.


